My Bag : Rp0
LIANY
Pasar e-commerce Indonesia Kedatangan Pemain Baru Asal China
14 Nov, 2016
 
 
BUCBisnis, Bekasiurbancity.com – Pasar e-commerce Indonesia semakin meriah dan ramai saja setiap tahunnya, seperti dibulan ini saja ada satu pemain baru asal China, yang optimis bakal mencatatkan penjualan hingga US$1 juta per bulannya.
 
Perusahaan di sektor konsumer asal China bernama Longrich BioScience Co., Ltd. tersebut membidik penjualan produk-produknya mencapai US$1 juta per bulan dalam lima tahun ke depan di Indonesia.
 
Dilansir dari bisnis.com, Menurut Charlie Chin, Presiden Internasional Longrich, Indonesia merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara.
 
“Untuk berbicara jangka pendek, kami harapkan bisa mencapai penjualan US$300 ribu per bulan mulai 2017 mendatang. Dalam jangka panjang, kami bidik hingga US$1 juta” kata Charlie di Jakarta, Minggu (14/8/2016).
 
Longrich, kata Charlie, memasang target tinggi karena pesatnya pertumbuhan perekonomian Indonesia. Ditambah lagi, Charlie meneruskan, daya beli masyarakat yang juga semakin meningkat. “Kami sangat kagum dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” ucap Charlie.
 
Longrich telah memiliki anak usaha di Indonesia, yakni Longrich Indonesia, yang telah beroperasi sejak 2013. General Manager Longrich Indonesia Thamrin Selamet mengatakan penjualan dalam 1,5 tahun ini cukup meningkat. “Peningkatan mencapai 120%,” kata Thamrin.
 
Thamrin menjelaskan Jakarta, Medan, dan Surabaya merupakan pasar utama bagi produk-produk Longrich, seperti produk kesehatan, kecantikan, serta kebutuhan harian. Selain itu masih ada Palembang dan beberapa kota besar di Indonesia Timur. “Untuk Medan, kami punya satubusiness center,” kata Thamrin.
 
Selain menghasilkan produk sendiri, Longrich juga memproduksi sejumlah barang dari perusahaan terkenal lainnya. Salah satunya adalah GlaxoSmithKline (GSK), klien terbesar Longrich, yang memiliki merek dagang pasta gigi Sensodyne.